Ribuan Penerbangan di AS Dibatalkan dan Banyak Tertunda Saat Libur Akhir Tahun
NEW YORK (LIGA335) — Libur akhir tahun yang seharusnya menjadi momen berkumpul bersama keluarga berubah menjadi pengalaman penuh stres bagi banyak warga Amerika Serikat. Ribuan penerbangan di AS dibatalkan, sementara puluhan ribu lainnya mengalami keterlambatan di tengah padatnya arus perjalanan Natal dan Tahun Baru.
Bandara-bandara utama dipenuhi penumpang yang menunggu kepastian jadwal. Sebagian duduk berjam-jam di ruang tunggu, sementara lainnya terpaksa tidur di lantai bandara karena penerbangan lanjutan mereka tidak kunjung berangkat.
“Kami sudah menunggu sejak pagi. Anak-anak kelelahan dan tidak tahu kapan bisa terbang,” ujar seorang penumpang di Bandara JFK, New York.
Cuaca Buruk dan Lonjakan Penumpang Jadi Pemicu
Maskapai menyebut cuaca ekstrem, seperti badai salju, hujan es, dan angin kencang, sebagai penyebab utama pembatalan penerbangan. Kondisi cuaca tersebut memengaruhi operasional bandara, terutama di wilayah Midwest dan Pantai Timur AS.
Selain faktor cuaca, lonjakan penumpang selama libur akhir tahun juga memperparah situasi. Bandara beroperasi mendekati kapasitas maksimal, sehingga gangguan kecil berdampak besar pada jadwal penerbangan berikutnya.
“Ini kombinasi yang sulit. Cuaca buruk dan volume penumpang yang sangat tinggi,” kata perwakilan salah satu maskapai.
Penumpang Terjebak dan Rencana Liburan Terganggu
Bagi banyak keluarga, pembatalan penerbangan berarti perubahan rencana besar. Ada yang gagal menghadiri perayaan keluarga, ada pula yang terpaksa membatalkan liburan yang sudah direncanakan jauh hari.
Beberapa penumpang mengaku harus membeli tiket baru dengan harga lebih mahal atau mencari moda transportasi alternatif. Hotel-hotel di sekitar bandara pun penuh oleh penumpang yang terjebak.
“Kami sudah menabung setahun untuk liburan ini. Sekarang semuanya kacau,” kata seorang penumpang lain dengan nada kecewa.
Upaya Maskapai dan Bandara
Maskapai penerbangan berupaya menangani situasi dengan menambah staf layanan pelanggan dan membuka opsi pengalihan jadwal. Namun, tingginya jumlah pembatalan membuat proses penjadwalan ulang berjalan lambat.
Pihak bandara juga mengimbau penumpang untuk memantau informasi penerbangan secara berkala dan memanfaatkan aplikasi resmi maskapai. Penumpang disarankan datang lebih awal dan menyiapkan rencana cadangan.
“Kami memahami frustrasi penumpang dan terus berupaya memulihkan operasional,” ujar juru bicara bandara.
Dampak Lebih Luas pada Transportasi Nasional
Gangguan penerbangan ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada sistem transportasi nasional. Keterlambatan di satu bandara dapat memicu efek berantai ke bandara lain di seluruh negeri.
Analis transportasi menilai kejadian seperti ini semakin sering terjadi akibat perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem serta tingginya ketergantungan masyarakat pada transportasi udara.
“Libur akhir tahun selalu menantang, tetapi kondisi cuaca membuat tantangan itu berlipat,” ujar seorang analis penerbangan.
Imbauan bagi Penumpang
Otoritas penerbangan dan maskapai mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan fleksibel. Penumpang disarankan mempertimbangkan asuransi perjalanan dan menghindari jadwal penerbangan yang terlalu padat.
Masyarakat juga diminta menjaga kesehatan dan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang terdampak langsung oleh keterlambatan panjang.
Libur akhir tahun seharusnya menjadi waktu kebahagiaan. Namun, gangguan penerbangan kali ini menjadi pengingat bahwa perjalanan udara sangat bergantung pada cuaca dan kesiapan sistem. Bagi banyak penumpang, harapan sederhana kini tinggal satu: bisa sampai ke tujuan dengan selamat, meski harus menunggu lebih lama.
