Empat Hari Diangkut, Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Belum Surut
Jakarta (delapantoto)- Penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati masih belum surut meski proses pengangkutan telah dilakukan selama empat hari terakhir.
Kondisi ini membuat lingkungan pasar tetap dipenuhi tumpukan sampah yang mengganggu aktivitas pedagang dan pengunjung.
Volume Sampah Masih Tinggi
Petugas kebersihan terus mengangkut sampah setiap hari, namun volume sampah yang dihasilkan dinilai masih sangat tinggi.
Aktivitas pasar yang padat, terutama pascalibur Lebaran, menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah sampah.
Bau Menyengat dan Lingkungan Kotor
Tumpukan sampah yang belum terangkut sepenuhnya menimbulkan bau menyengat di sejumlah titik.
Selain itu, kondisi lingkungan yang kotor juga menimbulkan kekhawatiran terkait kesehatan dan kenyamanan.
Proses Pengangkutan Terus Dilakukan
Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus berupaya mempercepat proses pengangkutan.
Armada tambahan dikerahkan untuk mengurangi penumpukan sampah dalam waktu sesingkat mungkin.
Tantangan Pengelolaan Sampah
Pengelolaan sampah di pasar besar seperti Kramat Jati menjadi tantangan tersendiri karena volume yang tinggi dan terus bertambah setiap hari.
Koordinasi antara pengelola pasar dan petugas kebersihan dinilai penting untuk mengatasi masalah ini.
Harapan Penanganan Cepat
Pedagang dan warga berharap penanganan dapat segera tuntas agar aktivitas pasar kembali normal.
Dengan pengelolaan yang lebih optimal, diharapkan kondisi lingkungan pasar dapat kembali bersih dan nyaman.
